Gejala Asma Ringan

Gejala Asma Ringan  – Mengenali tanda-tanda dan gejala asma adalah bagian penting dari penatalksanaan asma. Mengetahui terjadi atau mulai timbulnya tanda-tanda peringatan awal atau gejala yang ringan sangat membantu agar tindakan intervensi bisa mulai lebih awal pula. Evaluasi yang tepat dan tepat waktu bisa membawa dokter dan Anda sendiri dalam menentukan apakah perawatan bisa dilakukan dirumah saja, ditempat praktek dokter, atau harus diruang gawat darurat rumah sakit. Biasanya penyakit asma sendiri sering menimbulkan gejala asma ringan dan berat.

Gejala Asma Ringan

Gejala Asma Ringan

Tanda-tanda peringatan wal dialami penderita asma sebelum munculnya suatu episode serangan asma. Tanda-tanda ini sifatnya unik untuk setiap individu. Selain itu, pada individu yang sama pun, tanda-tanda peringatan awal bisa sama, hampir sama atau sama sekali berbeda pada setiap episode serangan. Beberapa tanda peringatan awal mungkin dideteksi hanya oleh yang bersangkutan. Sedang tanda gejala asma ringan awal yang lain lebih mungkin terlihat oleh orang lain. Tapi yang paling bisa diandalkan sebagai tanda peringatan awal adalah penurunan dari angka prestasi penggunaan “Peak Flow Meter”.

Beberapa contoh tanda gejala asma ringan diperingatan awal adalah :

  • Perubahan dalam pola pernapasan
  • Bersin-bersin
  • Perubahan suasan hati (moodiness)
  • Hidung mampat atau hidung ngocor
  • Batuk
  • Gatal-gatal pada tenggorokan
  • Merasa capai
  • Lingkaran hitam dibawah mata
  • Susah tidur
  • Turunnya toleransi tubuh terhadap kegiatan olahraga
  • Kecenderungan penurunan prestasi dalam penggunaan Peak Flow Meter

Gejala-gejala asma member indikasi bahwa suatu seranngan asam sedang terjadi. Contoh gejala asma meliputi :

  • Napas berat yang berbunyi “ngik-ngik”
  • Batuk-batuk
  • Napas pendek tersengal-sengal
  • Sesak nafas
  • Angka performa penggunaan Peak Flow Meter menunjukan rating yang termasuk hati-hati atau bahaya (biasanya antara 50% sampai 80% dari penunjuk performa terbaik individu.

Hal-hal diatas menunjukkan bahwa perubahan telah terjadi pada saluran pernapasan, dan aliran udara terhambat. Penderita asma mengalami beberapa atau semua gejala diatas pada suatu serangan. Tindakan penanganan harus dilakukan untuk mengatasi gejala-gejala tersebut agar tidak menjadi lebih buruk.

Biasanya anak dengan asma ringan mengalami berbagai frekuensi eksaserbasi (kekambuhan), sampai dua kali seminggu dengan penurunan angka aliran ekspirasi puncak tidak lebih dari 20% dan berespons terhadap pengobatan bronkodilator dalam 24-28 jam. Biasanya diantara eksaserbasi papda asma yang sangat ringan yang setiap gejalanya kurang dari 2 minggu tidak diperlukan pengobatan, jika pada dasarnnya anak bebas dari gejala penyumbatan jalan napas. Anak dengan asma ringan mempunyai tingkat kehadiran disekolah yang baik, toleransi terhadap olahraga yang baik, dan tidurnya tidak atau sedikit terganggu oleh asma. Penderita ini tidak menderita hiperinflasi dada, pada dasarnya roentgenogram dadanya normal. Uji fungsi paru dapat menunjukkan penyumbatan jalan napas ringan reversible, dengan sedikit atau tanpa penambaan volume paru.

Gejala asma ringan pada anak diatas merupakan tanda gejala asma dengan persisten ringan dan asma dini, namun tidak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter mengenai keadaan yang dialami anak. Karena jika tidak diatasi secara dini akan membuat keadaan asma menjadi semakin parah. Sebaiknya melakukan pencegahan merupakan hal yang baik ketimbang mengobati. Jenis gejala asma ringan mempunyai ciri-ciri seperti ciri pertama adalah dengan gejala di pagi hari dan siang hari yang terjadi bisa lebih dari satu kali dalam seminggu namun gejala asma ini tidak terjadi setiap hari.

Untuk gejala asma pada anak yang muncul di alam hari, biasanya penderita asma ringan ini hanya akan muncul sebanyak 2 kali dalam seminggu. Walaupun begitu, jangan disepelekan dan jangan berpikir bahwa gejala hanya akan datang 2 kali dalam seminggu saja. Mengetahui gejala asma sejak dini adalah untuk menentukan pencegahan dan juga penanganan yang tepat pada penyakit asma anak. Hal ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya keparahan asma pada anak dan menghindari terjadinya kekambuhan asma. Tanda gejala asma ringan pada anak memang tidak cukup parah dan tidak menggangu aktivitas mereka sehari-hari. Namun sebaiknya jika terjadi serangan asma ringan ini kita harus melakukan penanganan yang tepat. Kita bisa melakukan kontrol atau menghentikan serangan asma agar keadaan tidak semakin memburuk. Dibawah ini ada beberapa cara mengobati asma secara alami adalah :

  1. Bungan kenanga
    Bahan : 15-30 gram bunga kenanga, 2 sendok teh gula pasir, dan air sebanyak 200 cc
    Cara pengobatan : rebuslah terlebih dahulu daun kenanga ke dalam 200 cc air tadi sampai yang hanya tersisa adalah setengahnya saja. Kemudian tambahkanlah gula pasir dan setelah itu aduklah sampai merata dan kemudian disaring. Airnya diminum 1 kali dalam sehari.
  2. Bunga matahari
    Bahan : 1 kuntum bunga matahari, gula batu secukupnya saja, dan 500 cc air.
    Cara pengobatan : rebuslah bunga matahari dengan air 500 cc kemudian rebus juga gula batu sampai yang tersisa hanya setenganya saja. Saring dan minum airnya. Bagian dari bunga matahari yang digunakan adalah bagian tengahnya saja.

Gejala Asma Ringan

Cara Pemesanan Obat Asma

Obat Asma Untuk Meringankan dan mengobati Penyakit Asma Beseerta Gejalanya, Serta Memperlonggar Saluran Napas, Anti Peradangan, Antibiotik Alami, Analgesik dan Memperbaiki Organ Yang Rusak

Harga Obat Asma 1 botol Isi 80 Kapsul = Rp.115.000,-

cara-pemesanan-cepat

Cara Pemesanan Cepat Obat Asma:

SMS ke 0818-0773-0772, tuliskan : Pesan Obat Asma, Jumlah Botol, Nama Anda, Alamat Kirim Lengkap dan Pembayaran Via Bank Apa


=====================================

>>> Kapsul Herbal Asma Untuk Mengobati Penyakit Asma dan Gejalanya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Asma and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.