Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya

Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya – Asma adalah suatu gangguan pada saluran bronkial dengan ciri bronkospasme periodik (kontraksi spasme pada saluran napas). Asma merupakan penyakit kompleks yang dapat diakibatkan oleh faktor biokimia, endokrin, infeksi, otonomik dan psikologi.

Meskipun asma dikarakteristikkan oleh mengi, tidak semua mengi dihubungkan dengan asma. Mengi lokal unilateral dapat disebabkan oleh aspirasai benda asing atau oleh tumor. Penyebab lain mencakup emboli pulmonal, infeksi, gagal ventrikel kiri, fibrosis kistik, defisiensi imunologis dan penyakit pernapasan karena virus. Mengi suatu tanda bermakna yang harus diselidiki. Patogenesis asma mengacu pada non spesific hyperirritability pada percabangan trakea.

Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya

Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya

Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya

Mungkin asma bronkial memiliki satu atau lebih dari tanda-tanda dan gejala, seperti berikut:

1 Sesak nafas
2 Sesak dada
3 Batuk berlebihan atau batuk yang membuat terjaga di malam hari

Cara untuk mendiagnosa atau tes untuk Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya, seperti :

- Spirometri

Yakni tes fungsi paru untuk mengukur kapasitas pernapasan dan seberapa baik anda bernapas. yang akan diukur dengan sebuah alat yang disebut spirometer.

- Peak Expiratory Flow (PEF)

Menggunakan sebuah alat yang disebut peak flow meter. Dengan cara menghembuskan napas ke dalam tabung untuk mengukur kekuatan udara yang keluar dari paru-paru. Pemantauan aliran puncak dapat memungkinkan Anda untuk memantau udara dalam paru-paru.

- X-Ray dada

Petugas kesehatan mungkin melakukan rontgen dada untuk mengetahui penyakit lain yang mungkin menyebabkan gejala yang sama.

Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab asma bronkial. Penyebab asma bronkial yang paling utama adalah terjadinya peningkatan pada perlawanan terhadap suatu aliran udara di dalam saluran bronkial. Walaupun otot dibagian ini akan bekerja lebih ekstra, maka mereka tidak bisa mendukung suatu aktivitas dari pernapasan dan juga proses pertukaran gas. Dan hasil yang didapat adalah serangan penyakit asma bronkial yang terjadi kejang otot bronkial, pembengkakan dan peradangan pada dinding bronkus dan juga peningkatan dari keluarnya lendir. Selain itu, penyebab asma bronkial yang lainnya adalah karena infeksi pada saluran pernapasan, udara dingin, olahraga, asap polusi, stres, kecemasan berlebihan dan alergi pada jenis makanan tertentu atau obat-obatan tertentu. Kadang asma bronkial juga bisa terjadi akibat dari serangan alergen seperti serbuk sari, debu, jamur dan kapang.

Gejala asma bronkial dan pengobatan yang dilakukan adalah dengan mengendalikan lingkungan terlebih dahulu. Selain itu, lingkungan yang ada di sekitar kita harus terbebas dari debu, asap, bulu binatang peliharaan, polutan dan juga alergen yang bisa menjadi pemicu terjadinya asma dan tetap memegang kendali. Untuk orang yang menderita penyakit asma maka mereka harus menggunakan masker penutup hidup dan juga mulut saat keluar dari rumah dan membersihkan rumah atau juga perabotan yang berdebu. Mereka harus memastikan bahwa pakaian yang mereka pakai, dan tempat tidur serta perabotan dirumah tidak mengumpulkan debu dan juga kotoran. Mereka juga bisa menggunakan AC sebagai salah satu sirkulasi udara yang baik yang bisa membantu mengatur suasana dan juga kelembapan yang terjadi pada lingkungan mereka.

Gejala asma bronkial dan pengobatannya secara meis dilakukan dengan menggunakan inhaler namun harus berdasarkan rekomendasi dari dokter mereka sendiri. Ada juga beberapa jenis tablet dan juga pil yang bisa diambil, dan berdasarkan dari suatu resep dokter dengan tujuan untuk mengontrol penyakit asmanya.

Cara mengobati asma bronkial pada anak bisa dilakukan dengan cara dibawah ini :

  1. Turbuhaler
    Penggunaan turbuhaler ini digunakan dengan cara dihisap, dosis dari obat ke dalam mulut, dan setelah itu diteruskan menuju ke paru-paru. Pasien tidak akan mengalami kesulitan menggunakan turbuhaler karena alat ini tidak disemprotkan obat terlebih dahulu.
  2. Rotahaler
    Rotahaler digunakan dengan cara hampir sama dengan turbuhaler. Dan perbedaan pada setiap kali saat akan menghisap obat, maka rotahaler harus diisi terlebih dahulu dengan menggunakan obat yang bentuknya seperti kapsul atau rotacap. Jadi, rotahaler ini hanya berisi satu dosis. Rotahalar cocok digunakan untuk anak-anak dan juga untuk mereka yang berusia lanjut.
  3. Nebulizer
    Alat nebulizer ini digunakan dengan cara dihirup. Menghirup larutan obat yang sudah dibuat dalam bentuk kabut. Dan nebulizer sangat cocok untuk digunakan oleh anak-anak, mereka yang mengalami serangan asma parah dan juga mereka yang berusia lanjut. Dari dua jenis nebulizer ini bisa berupa kompressor dan juga ultrasonic. Tidak ada suatu kesulitan sama sekali dalam menggunakan alat ini, karena caranya pasien hanya cukup bernapas dengan biasa dan kabut dari obat akan terhirup masuk ke dalam paru-paru. Dan satu dosis obat ini kemudian akan terhirup habis tidak lebih dari waktu 10 menit.

Itulah informasi mengenai gejala asma bronkial dan pengobatannya yang bisa dilakukan.

Gejala Asma Bronkial dan Pengobatannya


=====================================

>>> Kapsul Herbal Asma Untuk Mengobati Penyakit Asma dan Gejalanya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Asma and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>